MAIN MENU

Tentang Kami

KANTOR BKSDA SUMSEL

Jl. Kol. H. Burlian  Km 6 No.79

Palembang, Sumatra Selatan

Phone : ( 0711) 410948

Fax : ( 0711) 411578

Email :bksdasumsel@yahoo.co.id

WEB : www.bksdasumsel.com

KAMI SIAP MEMBANTU ANDA

Pengunjung

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterHari Ini4615
mod_vvisit_counterBulan Ini20799
mod_vvisit_counterKeseluruhan2780480
Monday, 02 June 2014 16:48
Print PDF

TUMBUHAN DAN SATWA LIAR (TSL)

DI KAWASAN KONSERVASI

BALAI KSDA SUMATERA SELATAN

Tumbuhan liar adalah tumbuhan yang hidup di alam bebas dan atau dipelihara, yang masih mempunyai kemurnian jenisnya. Satwa liar adalah semua binatang yang hidup di darat, dan atau di air, dan atau di udara yang masih mempunyai sifat-sifat liar, baik yang hidup bebas maupun yang dipelihara oleh manusia. Tumbuhan dan satwa liar (TSL) bisa berupa TSL yang dilindungi maupun yang tidak dilindungi. Menurut PP Nomor 7 tahun 1999, TSL yang dilindungi di Indonesia sebanyak 294 jenis. Beberapa jenis dari TSL yang dilindungi tersebut sebagian berada di dalam kawasan konservasi Balai KSDA Sumatera Selatan, yang meliputi wilayah Provinsi Sumatera Selatan dan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.

Read more...
 
Monday, 02 June 2014 15:37
Print PDF

KEGIATAN PENYULUHAN PERLINDUNGAN HUTAN

BALAI KONSERVASI SUMBERDAYA ALAM  SUMATERA SELATAN


Oleh : Listiany, S.Hut

 


Kegiatan Penyuluhan Perlinhut

BKSDA Sumatera selatan bertugas mengelola kawasan konservasi yang meliputi 9 (sembilan) kawasan konservasi di Provinsi Sumatera Selatan dan 6 (enam) Kawasan Konservasi di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Kawasan Konservasi mempunyai fungsi sebagai wilayah perlindungan sistem penyangga kehidupan, pengawetan keanekaragaman hayati dan ekosistem, serta pemanfaatan secara lestari. Setiap kawasan konservasi di Indonesia memiliki ciri khas tersendiri salah satu contoh kawasan konservasi Sumatera Selatan yaitu SM. Dangku dan SM. Bentayan, kedua kawasan tersebut memiliki ciri khas dataran rendah, key species Harimau Sumatera (Panthera tigris sumatrae). Calon Kesatuan Pengelolaan Hutan Konservasi (KPHK). Perambahan kawasan, alih fungsi kawasan menjadi pemukiman atau tambang masyarakat dan illegal logging. Upaya yang telah dilakukan oleh pihak BKSDA Sumatera Selatan untuk menekan terjadinya gangguan atau ancaman terhadap kawasan konservasi, salah satu dilakukan melalui dengan penyuluhan perlindungan hutan kepada masyarakat sekitar.

Penyuluhan hutan merupakan salah satu cara alternatif yang banyak melibatkan masyarakat untuk dapat mencapai suatu tujuan bersama.   Penyuluhan perlindungan hutan dilaksanakan bertujuan untuk menumbuhkan kesadaran dan meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang pentingnya fungsi kawasan konservasi. Kegiatan ini mengajak partisipasi masyarakat agar lebih intensif peran sertanya dalam menjaga kawasan konservasi. Penyuluhan juga merupakan suatu tindakan pencegahan ancaman bagi kawasan konservasi.

Penyuluhan dilakukan dengan metode berupa anjangsana atau pertemuan langsung dengan masyarakat secara terencana. Lokasi kegiatan penyuluhan perlindungan hutan yang telah dilaksanakan dari bulan Februari – Maret tahun 2014 diantaranya yaitu desa sekitar SM. Bentayan, KSA/KPA Gunung Maras, SM Isau Isau Pasemah, dan SM Padang Sugihan.

Hasil dari kegiatan penyuluhan perlindungan hutan pada setiap kawasan konservasi ini pada dasarnya masyarakat pribumi asli sekitar kawasan telah  mengetahui status kawasan tersebut, karena pada saat penunjukan menjadi kawasan konservasi, pihak masyarakat dilibatkan dalam kegiatan pemasangan pal batas. Namun demikian, banyak para pendatang baru yang menghuni dan merambah kawasan. Hal tersebut menjadi alasan penduduk pribumi untuk ikut merambah kawasan konservasi.

Kegiatan penyuluhan ini menjadi penting untuk membangun kesadaran masyarakat akan manfaat Hasil Hutan Bukan Kayu (HHBK). Selama ini masyarakat yang memanfaatkan hutan masih terbatas dari hasil kayunya saja, sedangkan aspek HHBK terbilang tidak dimanfaatkan. Kesadaran masyarakat yang disinergiskan dengan pengetahuan yang cukup tentang manfaat HHBK dapat menjadi mitra. Pendekatan humanis dengan membangun kesadaran tentang pentingnya hutan tanpa mengindahkan aspek ekonomi masyarakat menjadi prinsip Balai KSDA Sumsel dalam setiap penyuluhan kepada masyarakat. Adapun aturan hukum yang ada tetap ditegakan secara tegas bagi siapapun masyarakat yang melanggar aturan yang telah diketahui.

 

 


Page 1 of 4

KAWASAN

Event Calendar

<<  September 2014  >>
 Mo  Tu  We  Th  Fr  Sa  Su 
  1  2  3  4  5  6  7
  8  91011121314
15161718192021
22232425262728
2930